Bupati Minut Janji Siapkan Kendaraan Damkar Standby di Likupang Timur pada 2027
Cherrye
22 Agustus 2026
106
Views
LIKUPANG INFO — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara mulai menyiapkan langkah untuk memperkuat penanganan kebakaran lahan di wilayah Likupang Timur yang dalam beberapa waktu terakhir kembali terjadi di sejumlah titik.
Bupati Minahasa Utara, Joune J.E. Ganda, mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk menyiapkan pos dengan satu unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) yang standby di wilayah Likupang Timur.
Pernyataan tersebut disampaikan Joune Ganda kepada Likupang Info saat menghadiri sekaligus membuka Likupang Tourism Festival (LTF) ke-5 di Desa Marinsow, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara.
“Kita memang sedang merencanakan untuk menyiapkan pos itu, satu mobil yang standby, karena memang jaraknya cukup jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Minahasa Utara,” ungkap Joune Ganda.
Menurutnya, keberadaan kendaraan Damkar yang standby di Likupang Timur diperlukan mengingat jarak wilayah tersebut cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten. Kondisi ini menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi waktu respons ketika terjadi kebakaran.
Kepada Likupang Info, Bupati menyampaikan target agar fasilitas tersebut dapat direalisasikan pada 2027.
“Kami berharap di tahun 2027 kami sudah menyiapkan kendaraan yang standby di sini,” ujar Joune Ganda.
Rencana tersebut menjadi perhatian di tengah kembali maraknya kebakaran lahan di Likupang Timur. Sebelumnya, Likupang Info memberitakan kebakaran terjadi di sejumlah titik, di antaranya Desa Marinsow, Pulisan, Desa Maen, Kampung Ambong serta beberapa titik lainnya.
Dalam pemberitaan sebelumnya, persoalan jarak juga menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran. Armada Damkar Kabupaten Minahasa Utara harus menempuh perjalanan dari wilayah pusat pemerintahan menuju Likupang Timur, sementara kondisi geografis dan jarak sekitar puluhan kilometer dapat membuat waktu kedatangan ke lokasi menjadi lebih lama.
Meski demikian, respons petugas Damkar Kabupaten Minahasa Utara selama menerima laporan kebakaran mendapat apresiasi. Namun, kebutuhan akan armada yang lebih dekat dengan wilayah rawan kebakaran dinilai semakin penting.
Sebelumnya, Camat Likupang Timur Novice Sigarlaki juga menyampaikan harapan agar wilayah Likupang Timur kembali memiliki kendaraan Damkar yang dapat ditempatkan di wilayah kecamatan.
Kini, rencana yang disampaikan Bupati Joune Ganda memberikan sinyal bahwa kebutuhan tersebut mulai masuk dalam perencanaan pemerintah daerah.
Dengan karakter wilayah Likupang Timur yang memiliki kawasan perkebunan, lahan terbuka dan area perbukitan yang cukup luas, keberadaan kendaraan Damkar yang standby di wilayah ini diharapkan dapat mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran, sekaligus meminimalkan risiko meluasnya api.