LIVE
26°C ⛅ Berawan
Kembali Beranda
UPDATE

Api di Libas dan Kahuku Berhasil Dikendalikan, Desa Ehe Masih Terbakar

Api di Libas dan Kahuku Berhasil Dikendalikan, Desa Ehe Masih Terbakar

LIKUPANG INFO — Penanganan kebakaran lahan di wilayah Pulau Bangka, khususnya Desa Libas, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, terus dilakukan.

Hingga Kamis (27/8/2026) malam, api di wilayah Libas dan Kahuku dilaporkan telah berhasil dikendalikan, meski masih terdapat sejumlah bara dan proses pemadaman akan dilanjutkan pada Jumat (28/8/2026).

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di Desa Ehe. Berdasarkan informasi tim di lapangan, api masih terlihat menyala di kawasan belakang kampung Desa Ehe.

Bahkan hingga Kamis malam pukul 22.00 WITA atau saat berita ini diterbitkan, api di Desa Ehe masih menyala. Kondisi tersebut membuat masyarakat dan tim di lapangan tetap melakukan pemantauan untuk mencegah api menjalar lebih jauh.

Sebelumnya, pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 13.20 WITA, digelar rapat koordinasi penanganan kebakaran di Kantor Kecamatan Likupang Timur.

Rapat tersebut dihadiri Camat Likupang Timur, Hukum Tua Desa Libas, Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa Utara, perwakilan BPBD Kabupaten Minahasa Utara, serta perwakilan Polsek Likupang.

Dalam rapat dibahas kondisi terkini kebakaran, kebutuhan penanganan di lapangan, kondisi sarana air, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.

Hasil rapat menyepakati bahwa Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa Utara bersama BPBD, Polsek Likupang dan staf Kecamatan Likupang Timur akan turun langsung ke Pulau Bangka, khususnya Desa Libas, untuk melakukan penanganan dan pemantauan kondisi kebakaran.

Tim juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Likupang Timur dan Pemerintah Desa Libas untuk melakukan asesmen kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat, termasuk kemungkinan evakuasi apabila berdasarkan hasil kajian diperlukan.

Sarana Air Rusak, Bantuan Mulai Disalurkan

Dampak kebakaran juga dirasakan pada sarana pendukung kebutuhan air masyarakat. Pemerintah Desa Libas menyampaikan kebutuhan penggantian pipa air berukuran tiga inci, setelah sarana penampungan air mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak, Kecamatan Likupang Timur telah menyalurkan bantuan air minum kemasan sebanyak 30 dos.

Sementara itu, BPBD Kabupaten Minahasa Utara juga telah menyerahkan bantuan berupa alat pompa atau alkon untuk mendukung proses penanganan kebakaran di lapangan.

Meski api di Libas dan Kahuku telah berhasil dikendalikan, keberadaan bara tetap menjadi perhatian karena masih berpotensi memicu kobaran kembali.

Sementara di Desa Ehe, api yang hingga pukul 22.00 WITA masih menyala di belakang kampung menjadi perhatian tersendiri, sehingga pemantauan dan upaya pemadaman masih diperlukan untuk mencegah api mendekati kawasan permukiman.

Hingga berita ini diterbitkan, Likupang Info belum berhasil mengonfirmasi langsung kepada tim BPBD terkait hasil pemantauan lapangan maupun data sementara mengenai luas dan kerusakan akibat kebakaran yang mulai terjadi sejak Kamis siang.



Berita Terkait