LIVE Login Admin
33°C ⛅ Berawan
BERITA

Tujuh Anggota Paskibra Likupang Timur Tumbang Usai Upacara Penurunan Bendera

Cherrye    17 Agustus 2026    262 Views
Tujuh Anggota Paskibra Likupang Timur Tumbang Usai Upacara Penurunan Bendera
LIKUPANG INFO — Sebanyak tujuh anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, tumbang setelah melaksanakan upacara penurunan bendera dalam rangka HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara penurunan bendera berlangsung di Lapangan Likupang 1, Kecamatan Likupang Timur. Ketujuh anggota Paskibra tersebut seluruhnya merupakan siswa SMA Negeri 1 Likupang Timur.

Enam anggota dilarikan ke Puskesmas Likupang Timur, masing-masing Lion Gandawari dari Pasukan 8, Milanisty Sanoradja dari Pasukan 17, Laurens Bolang dari Pasukan 45, Nikita Sineri dari Pasukan 45, Aprilia Baworo dari Pasukan 45, dan Injili Polii dari Pasukan 17.

Sementara Celine Avengelica Sasiang dari Pasukan 8 sempat mendapatkan perawatan di klinik.

Dari tujuh anggota tersebut, Laurens Bolang kemudian dirujuk ke RS Walanda Maramis, Minahasa Utara, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun Likupang Info, kondisi sejumlah anggota Paskibra diduga berkaitan dengan kondisi fisik setelah menjalani rangkaian tugas sejak pagi hingga sore hari.

Salah satu anggota Paskibra mengungkapkan, beberapa rekannya diduga belum sempat makan karena kehabisan nasi kotak yang dibagikan.

Menurut keterangannya, para anggota Paskibra telah diberikan nasi kotak pada siang hari. Namun, beberapa di antara mereka belum sempat mengambil jatah makanan. Ketika hendak mencari makanan pada sore hari, nasi kotak yang tersedia sudah tidak kebagian.

Salah satu anggota yang kembali mengalami kondisi tersebut adalah Lion Gandawari. Lion sebelumnya sempat tumbang setelah menjalankan tugas pengibaran bendera pada siang hari.

Meski sempat tumbang, Lion menyatakan siap kembali menjalankan tugas pada upacara penurunan bendera.

Namun, setelah menyelesaikan tugasnya, kondisi Lion kembali menurun hingga akhirnya tumbang bersama sejumlah anggota Paskibra lainnya.

Pelatih Paskibra Likupang Timur, Sertu Jekson Runtuwene, mengatakan seluruh anggota Paskibra tetap menunjukkan mental yang kuat selama menjalankan tugas.

Menurut Jekson, tidak ada anggota yang tumbang ketika proses pengibaran maupun penurunan bendera berlangsung. Para anggota justru mengalami kondisi tersebut setelah tugas mereka selesai.

"Mental mereka kuat. Buktinya tidak ada yang tumbang saat pengibaran maupun penurunan. Mereka tumbang setelah selesai bertugas,” ujar Jekson.

Jekson juga memastikan kondisi para anggota Paskibra dalam keadaan sehat selama menjalani latihan hingga menjelang pelaksanaan upacara.

Ia mengatakan, seluruh anggota telah melalui proses latihan dan dalam kondisi sehat ketika akan melaksanakan tugas pengibaran maupun penurunan bendera.

Hingga berita ini diterbitkan, Celine Avengelica Sasiang yang sebelumnya mendapatkan perawatan di klinik telah membaik dan diperbolehkan meninggalkan klinik.

Sementara sejumlah anggota lainnya masih mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Likupang Timur. Laurens Bolang telah dirujuk ke RS Walanda Maramis untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Hingga malam hari, Puskesmas Likupang Timur masih dipenuhi keluarga dan anggota Paskibra yang datang memastikan kondisi rekan-rekan mereka.


Berita Terkait