LIKUPANG TIMUR — Seorang anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Likupang Timur, Lion Gandawari, tumbang sesaat setelah menjalankan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Likupang Timur, Senin (17/8/2026).
Lion yang bertugas dari Pasukan 8 sempat mengalami kondisi lemas ketika masih berada di tengah lapangan saat prosesi pengibaran Sang Merah Putih berlangsung.
Hasbi, salah satu anggota Paskibra lainnya, mengatakan kondisi Lion sebenarnya sudah terlihat menurun ketika masih menjalankan tugas.
“Waktu masih di tengah lapangan, Lion sudah mau rubuh. Tapi dia masih tahan. Setelah selesai bertugas, dia langsung terduduk,” ujar Hasbi.
Melihat kondisi tersebut, Lion kemudian segera dievakuasi dan dilarikan menggunakan ambulans ke Puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.
Lion merupakan siswa kelas X SMA Negeri 1 Likupang Timur. Ia adalah anak pasangan Frets Gandawari dan Jolla Takaendengan, warga Likupang 2, Jaga 8, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara, Sulawesi Utara.
Menurut Jolla, ibu Lion, sebelum mengikuti tugas sebagai anggota Paskibra, kondisi anaknya tidak menunjukkan adanya keluhan penyakit tertentu.
Namun, pada subuh hari, Lion sempat buang air besar sebanyak dua kali. Jolla mengatakan, malam sebelumnya Lion cukup banyak mengonsumsi pisang dengan sambal.
Sementara pada pagi hari sebelum mengikuti upacara, Lion sempat sarapan dengan nasi kuning.
Jolla juga menyebut Lion tidak memiliki riwayat penyakit maag.
Hingga berita ini diterbitkan, Lion masih belum sadarkan diri dan masih menjalani penanganan medis di Puskesmas. Kondisi terkini Lion masih menunggu hasil pemeriksaan dan penanganan dari tenaga medis.
Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian peserta upacara dan anggota Paskibra lainnya. Meski demikian, seluruh rangkaian upacara peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat Kecamatan Likupang Timur tetap berlangsung